Apakah Hari Perkiraan Lahir itu dan bagaimana cara menghitungnya?
Kehamilan yang normal pada umumnya berlangsung selama 40 minggu. Akan tetapi, pada usia kandungan 36 minggu, sebenarnya bayi telah siap untuk dilahirkan. Berbagai organ penting telah terbentuk dengan baik dan siap untuk berfungsi. Walaupun demikian masa empat minggu berikutnya juga tidak kalah menentukan. Di dalam rahim, si kecil dipersiapkan agar lebih matang dalam menghadapi dunia senyatanya. Masa 4 minggu ini disebut sebagai minggu persiapan untuk dilahirkan.
Pada usia kandungan 4 minggu terakhir ini, jantung dan paru-paru telah siap untuk berfungsi. Di bawah lapisan kulit tubuh bayi pun telah terbentuk jaringan lemak yang akan membuat bayi terus merasa hangat ketika ia berada di luar rahim nanti. Tengkorak yang dimiliki bayi memiliki struktur khusus yang mampu melindungi otak dari kerusakan. Terjadinya kontraksi yang sangat kuat dari rahim ibu selama proses kelahiran akan menekan kepala bayi agar dapat melalui pinggul ibunya. Untuk mempermudah hal tersebut, pada umumnya lempengan-lempengan tulang tengkorak si kecil
masih terpisah dan belum menutup sempurna sehingga bersifat fleksibel.
Kelenjar Adrenalin janin sangat berperan dalam proses kelahiran. Kelenjar Adrenalin ini berguna untuk memproduksi hormon Adrenalin. Kemudian oleh tubuh ibu, hormon tersebut direspon dengan diproduksinya hormon-hormon lain yang bertugas untuk memulai kontraksi dari otot rahim dan secara bersamaan juga melebarkan rahim. Dan bayi siap untuk dilahirkan. Akan tetapi, jika bayi belum mampu menghasilkan hormon Adrenalin tersebut maka tubuh ibu pun belum dapat bereaksi untuk proses kelahiran. Oleh karena itu,walaupun dokter telah memprediksi, sebenarnya bayilah yang menentukan tanggal kelahirannya.
memperkirakan HPL pada umumnya dilakukan dengan rumus Naegele. Rumus ini juga berketentuan pada hari pertama haid yang terakhir yang dialami oleh seorang ibu. Kehamilan normal diperhitungkan selama 37 - 42 minggu Kalau waktu keluarnya sel telur dan proses pembuahan yang terjadi saat sekitar ovulasi tersebut diperhitungkan selama ± 14 hari, maka masa kehamilan sampai saat hari kelahiran bayi ialah sekitar 266 hari atau sekitar 9 bulan.Caranya adalah sebagai berikut : tanggal dari hari pertama haid terakhir + 7, bulan - 3, dan tahunnya + 1. Rumus
Naegele adalah sebagai berikut:
Prakiraan tanggal kelahiran = Tanggal hari pertama haid terakhir + 7 ; bulan - 3 ; tahun + 1
Sebagai misal, Ibu Zahra yang sedang hamil mempunyai siklus haid normal selama 28 hari, diketahui hari pertama dari haid terakhirnya ialah tanggal 5 - 4 - 2007. Maka hari kelahiran bayinya diperkirakan sebagai berikut = tanggal lahir (5 + 7) - tanggal 12. Bulan lahir (4 - 3) - 1-Tahun lahir (2007 + 1) = 2008. Jadi HPL anak Ibu Zahra ialah tanggal 12 Januari 2008. Contoh lain, hari pertama haid terakhir Ibu Amina adalah tanggal 1-6-2007, maka prakiraan tanggal kelahiran bayi adalah (tanggal 1 + 7) (bulan 6-3) - (tahun 2007 + l) = 8 - 3 - 2008. Maka HPL ibu Amina
adalah 8 Maret 2008.
Perlu diingat bahwa prakiraan tanggal lahir tersebut tidaklah selalu tepat. Ada beberapa faktor yang membuat prakiraan tersebut meleset. Toleransi berkisar antara kurang lebih 7 hari dari hari yang diperkirakan. pada umumnya dokter atau bidan yang memeriksa kehamilan seorang ibu akan menambahkan beberapa hari bila diketahui siklus haid dari ibu hamil tersebut lebih panjang dari sekitar 28 hari, atau akan mengurangi beberapa hari bila diketahui siklus haidnya lebih pendek dari sekitar 28 hari. Dengan cara hitung HPL tadi, Anda tentu tidak heran ketika mendengar bahwa rekan sekerja Anda telah mengetahui tanggal kelahiran bayinya. Walaupun terkadang prediksi tersebut sedikit melenceng tetapi sebenarnya sangat besar manfaatnya, terutama bagi calon ayah dan ibu si kecil.
Dengan mengetahui prediksi tanggal kelahiran bayi, Anda dapat mempersiapkan diri menyambut kehadiran si buah hati. Dengan pemeriksaan rutin mendekati usia kelahiran itu, Anda pun akan tahu bagaimana kondisi bayi Anda dan dapat segera memutuskan jalan terbaik. Jika tidak ada halangan medis yang penting, maka disarankan untuk rae-nempuh persalinan normal. Akan tetapi jika terdapat halangan medis dan dokter menyarankan Cesar, maka segeralah mengambil keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar